Seperti Malam Kemarin - Bercerita Eps. 30

June 09, 2016


Sekuat apapun hati yang ada, jika tiba saatnya, ya bakal runtuh juga, dan bakal butuh bersandar seperti biasa, sekedar melampisakan hampa serta menghilangkan gundah yang merajai dada.

Awal ramadhan tahun ini indah. Meski tak bersama orang tua, tapi tetap ciptakan semangat berdoa, usaha, dan takwa.
Dan malam ini kesehatan seakan meninggalkan raga, sepi jadi penghiasnya, dan rindu jadi merajalela.

Seperti malam kemarin, ramai ini sepi rasanya, entah kenapa, jadi mengisaratkan sendiri bahwa aku sedang tak baik-baik saja.

Aku tahu, disaat sebegini tak berdaya, tak ada tempat bersandar yang kupunya selain mbak rahma. Kakak yang begitu setia, selalu ada cairkan hampa, semangati, mengerti, dan mengabulkan setiap inginnya jiwa.

Hanya lantaran beberapa hari tak jumpa, serasa dilepas entah kemana, tak punya arah, tak miliki landasan untuk dikatakan baik-baik saja. Tapi terbayar sudah oleh malam yang baru saja, dengan sedikit santai yang memecahkan kokohnya gundah yang sedari awal telah menjajah dada.

Makasih kakak, love you.

You Might Also Like

2 comments