Sang Pembangkit itu Kartini

May 04, 2014


Goresan pena : Akhdiat Usman

Gemuruh kabut berdatangan
Menjajah sebuah kebebasan
Serantaian budaya ditebarkan
Mengekang hak mewah perempuan

Negeri bartabur jeritan
Bangsa tertempa penderitaan
Desiran derita tak diperdulikan
Deraian isak tangis tak dihiraukan

Hak perempuan dilumpuhkan
Terbuang oleh kekuasaan
Hak perempuan disingkirkan
Terlupakan oleh keserakahan

Wanita tersudut dengan kelemahan
Coba berontak meski tanpa kekuatan
Kebangkitanpun kini tinggal harapan
Kebebasanpun kini tinggal angan-angan

Lalu Kartini bangkit sebagai pahlawan
Bersorak menjunjung tinggi hak kewanitaan
Berjuang keras melawan pergolakan
Membombardir kekangan menjadi serpihan

Kehadirannnya laksana bait-bait tuhan
Sang pencipta puisi-puisi kebebasan
Keberadaanya bak syair-syair menawan
Sang pembangun seni-seni kesejahteraan

Tak ada lagi taburan jeritan
Tak ada lagi tempaan penderitaan
Desiran bahagia justru diciptakan
Deraian tawa justru dilebarkan

Kini keharuman sebuah perjuangan
Kekal dan diabadikan dalam ingatan
Tak pernah punah meski terjajah alam
Tak pernah redup meski termakan zaman

Saksi kuat sebuah perubahan
Terlukis indah dalam sosok pahlawan
Yaitu sang pujaan perempuan
Yaitu ibunda Kartini yang diagungkan

 
yang mulya R.A. Kartini, Sang pahlawan Pembangkit hak kewanitaan

You Might Also Like

0 comments